Tuesday, July 8, 2014 2 comments

Sajak Indonesia Ibarat Kapal Tua (Abdur Arsyad)

Wahh, sudah 4 minggu nggak lihat Stand Up comedy season 4. Eettsss tunggu jangan kalian piker disragen nggak ada listrik atau nggak ada sinyal Televisi ya.. hmmm emang sih sinyalnya jelek, bukan berarti disragen daerah tertinggal, bukann salah besar kalo kalian berfikir seperti itu, disini Cuma daerahnya yang berbukit-bukit jadi nggak dapet sinyal bagus. Sudahbasa-basinya.
Karna saat ini saya sibuk magang di kakandatel Sragen(Telkom Cabang Sragen), dan baru bisa buka youtube tadi malam, eh ternyata SUCI 4 sudah kelar dan tidak disangka2 bang David dari betawi yang juara, selamet bang david tu motor bisa buat ngojek, hehehe. Dan bang Abdur Arsyad sebagai runner up SUCI 4, ada yang menarik nihh saya mau bagi buat kalian ternyata penampilan terakhir dipanggung SUCI 4 kemaren bang Abdur keren parah, dia membawakan sajak terbaik dan kisah terbaik dari seorang Abdur Arsyad. Niihh cuplikanya.. Lihat SIni

Indonesia Ibarat Kapal Tua
Saturday, July 5, 2014 0 comments

Pilihlah yang tepat, jangan mencacat

Malam ini ditutupnya acara kampanye untuk kedua pasang capres dan cawapres 2014 yang telah bergulir beberapa pekan terakhir. Ditutup dengan debat kelima yang diselanggarakan oleh panitia KPU(Komisi Pemilihan Umum) 2014, sudah beberapa pekan saya diam dan memperhatikan ke 2 calon presiden dan wakil presiden berkampanye menyuarakan visi misinya saat mereka diberi mandat untuk mengabdi kepada ibu pertiwi.
Pemilu kali ini banyak masyarakat yang antusias menyambutnya dan bahkan sengat diperhatikan oleh sebagian besar masyarakat Indonesia, terbukti saat dunia gempar dan mata dunia sedang memandang ke Negara samba(Brazil) karena dibelahan bumi ini sedang diselanggarakan event 4 tahunan yaitu FIFA World Cup 2014 Brazil. Diseluruh dunia jejaring social membicarakan event ini.
Wednesday, June 11, 2014 0 comments

Mencari Cahaya [part 2 Sepucuk Surat]


 

“Siapa kau? Mangapa kau mengejarku di labirin gelap ini, apa mau mu?” tanyaku yang masih keringat dingin karena kaget setengah mati melihat sosok yang tak kenal menyerupai diriku.
“albusatera barhawa setra maha ruchi kanji nebusta” jawabnya.
“apa? Aku tak mengerti apa yang kau ucapkan, siapa kau sebenarnya?” sambil tanganku menggenggam sekuat yang ku bisa, untuk berjaga-jaga kalau dia menyerangku.
Sosok hitam itu hanya menjawab ku dengan mengeluarkan suara-suara dengan bahasa yang tak bisa ku mengerti sepatah kata pun. Dan dengan suara yang tak jelas, lebih mirip berbisik. Wajah itu menatapku dengan tatapan seakan bertanya-tanya dalam kebingungan melihatku. Apakah dia juga heran dan sama takutnya dengan ku saat mengalami kejadian ini. Itu menjadi misteri hingga saat ini.
Daarrrkkk terdengar suara pintu dibelakangku yang tergedor sangat keras dari dalam, sial!! aku seperti terkurung dengan keadaan ini, didepanku terlihat sosok hitam yang tak kukenal sama sekali, dan ditambah pintu misterius dibelakangku bergerak seakan ada seseorang yang mencoba mendobraknya.
Monday, June 2, 2014 0 comments

Mencari Cahaya [part 1 Labirin]


Sudah lama aku mencari cahaya didalam labirin gelap ini, labirin yang tak berujung, labirin yang tak memberi ku alasan untuk pulang kepadaMu. Aku berjalan terlalu lama, sebenarnya hanya itu-itu saja jalan yang ku lalui, aku kehilangan arah, kehilangan petunjuk yang Kau berikan kepadaku. Aku meraba-raba yang ada didepanku kosong, tak ada apa-apa selain dinding-dinding yang membatasi ruang gerak ku menuntun keruang yang tak kukenal.
Mencoba mendengar sekitarku yang sunyi, mencoba penglihatanku yang gelap, aku takut, gusar, dan ragu-ragu dalam setiap langkah. Tiba-tiba aku merasakan hawa sesosok makhluk berada dibelakangku, bulu kuduk ku berdiri, aliran darahku bergerak cepat. Aku tak banyak piker dan langsung berlari kalang kabut, sosok itu mengejarku, aku tak tahu pasti karena kegelapan ini pandanganku terbatas. Tapi dengan auranya yang kelam, tersa betu bahwa dia mengejarku.
Aku tak tahu sosok apa yang mengejarku itu, apa maunya, dan yang penting dimana aku sekarang? Aku tak bisa berfikir dengan jernih, ditambah dengan ketakutan setengah mati karena dikejar sosok hiatam yang menakutkan itu. Astaga dia cepat sekali, tak kuasa lagi kakiku untuk melangkah, dan sudah sejauh mana aku berlari, atau aku hanya berputar disitu-situ saja? Entahlah.
Thursday, May 22, 2014 0 comments

Lirik Lagu Perfect Love - K[]TAK band

Nah ini kakak-kakak dari band kotak mengeluarkan single terbarunya lhoo, keren sih seperti lagu sebelum-belumnya, campuran genre pop dan slow metal jadi enak didenger dikuping orang Indonesia. Ini dia  liriknya.

Lirik Lagu Kotak - Perfect Love

Tak pernah terlintas di khayalku
Takdir hidup menuntunku menemukanmu

Engkau permataku sang kekasih
Yang ku cinta bersamamu jalani hidup
Engkau adalah pemberian terindah
Dan akan ku jaga hingga nafas terakhir

You are the perfect love rains over me
You have the perfect song singing for me
You are the perfect dream i ever wanted
You are the perfect love

Engkaulah cintaku yang pertama dan terakhir
Jelajahi dan ruang dan waktu
Engkau adalah pemberian terindah
Dan akan ku jaga hingga nafas terakhir

You are the perfect love rains over me
You have the perfect song singing for me
You are the perfect dream i ever wanted
You are the perfect love
I thank God for you

You are the perfect love rains over me
You have the perfect song singing for me
You are the perfect dream i ever wanted
You are the perfect dream i ever wanted
You are the perfect dream i ever wanted
You are the perfect love (perfect love)
Thank God for you
Wednesday, May 21, 2014 0 comments

Memilih itu lebih mudah ketimbang mempertahankan apa yang telah kita pilih

Akhirnya suasana digriya sudah mulai sepi, seperti biasanya saat menjelang liburan. Rafif, rossid, vian, sudah pulang, dan besok yayan pun menyusul pulang ke solo. Rasanya ingin pulang kerumah bertemu kangen dengan keluarga dan sang pujaan hati, melepas penas sejenak dan menyegarkan otak kembali, setelah hamper 1 bulan digonjang-ganjing dengan tugas,tugas, tugas, tugas, tugas, dan terakhir dalam minggu ini adalah Ujian Akhir Semester. Mungkin karena itu juga factor yang memperngaruhi aku jarang up date di blog ini.
gambar dari Google.com
Disisi lain aku tampak resah akan pemikiran ku yang terkadang bertolak belakang dengan diriku saat ini, seperti sosok orang lain yang mengontrol pada sebagian diriku. Akhir-akhir ini  gairah untuk menulisku menurun drastis, entah karena terlalu sibuk dengan kegian kampus yang pada bulan ini saling tumpang tindih jadwalnya, ditambah tugas yang di kejar deadline. Kelelahan berfikir terlalu membuatku tidak peka terhadap masalah sekitar, tidak tajam mengkritik situasi yang semakin tak mengenakkan untuk dijalani.
Friday, May 2, 2014 0 comments

Bukan Maksudku [Chapter 1 : Ku Gores Tinta Di Atas Kertas Putihmu]


Malam semakin lama semakin gelap, aku ditemani segelas kopi cappuccino dan aku duduk didekat jendela kamarku. Aku melihat keluar jendela kamarku Seperti biasa malam ini hujan turun lagi, sambil mendengarkan lagu lembut dari Kenny G, dan sesekali playlist di pemutar musik berganti dengan petikan gitar Depapepe yang santai. Membuat suasana diluar damai menentramkan.
Hujannya Tidak deras, hanya gerimis. Itupun jarang-jarang, tetapi sudah cukup untuk membuat indah kerlip lampu. Aku menghela napas panjang. Tanganku perlahan menyentuh kaca jendela yang berembun. Dingin seketika menyergap ujung jariku, mengalir melewati telapak tanganku, menuju siku, pundakku, dan berakhir dihatiku.
Membekukan semua perasaan ini.
Mengkristalkan semua ingatan ini.
Aku pun tak tahu apa yang terjadi denganku malam ini, entah karena apa atau apa aku salah makan atau apa, entah apa, kepalaku penuh dengan pertanyaan. Dan hatiku gelisah, hanya melamun dan menunggu. Tapi entah apa yang aku lamunkan dan entah apa yang aku tunggu. Berulang kali aku melihat layar dihp yang tergeletak tak jauh dari jangkauan tanganku.
 
;