Aksi-aksi mahasiswa sepanjang perjalanan Bangsa Indonesia sangat berharga
untuk dipelajari serta memaknai aksi mahasiswa hari ini.
Terdapat jarak yang jauh antara mahasiswa zaman dulu dan mahasiswa zaman sekarang yang memicu pertanyaan eksistensi dan kontribusi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara pada mahasiswa saat ini.
Memang saya tidak hidup dijaman saat
mahasiswa-mahasiswa menggulingkan Orde lama Maupun Orde Baru. Dijaman majasiswa
yang turun kejalan karena 100% membela kepentingan rakyat. Tapi, semua orangpun
tahu bahwa ada jurang pemisah antara mahasiswa dulu dan sekarang.
Sebut saja soal ber-demokrasi pada level kampus kita tercinta.
Sepertinya, kita masih harus terus belajar bagaimana mewujudkan demokrasi
secara praktikal dan esensial, mengingat terdapat ketimpangan yang kita rasakan
di sana-sini. Banyak sekali yang akan kita keluhkan mulai dari soal menjamurnya
mahasiswa yang apatis sekaligus pragmatis sampai soal detail-detail peran
jajaran wakil mahasiswa yang terlampau sibuk mengibarkan bendera partainya. Itu
semua adalah akibat konstruksi demokrasi yang belum kuat mencengkeram akar-akar
substansi kehidupan mahasiswa.






