Showing posts with label ILMU. Show all posts
Showing posts with label ILMU. Show all posts
Wednesday, January 27, 2021 0 comments

Konsep Sosialisme Marx (Bagian II)

Kritik terhadap Marxis Jerman

Pembahasan lebih lengkap tentang masyarakat pasca-kapitalis dari Marx, yang mengembangkan komentarnya tentang masyarakat baru di Capital, terletak dalam karyanya Critique of the Gotha Program tahun 1875. Karya ini memuat kritik tajam terhadap “Marxis” Jerman di masa itu yang menyepakati penyatuan organisasional dengan partai sosialis yang didirikan Ferdinand Lassalle. Lasalle sebelumnya dikecam Marx sebagai “diktator masa depan kelas pekerja.” Marx menyadari bahwa pengikutnya sendiri menderita kecacatan konsepsi yang akut mengenai alternatif terhadap kapitalisme.

Marx secara langsung menentang kegagalan Program Gotha “untuk membahas keadaan masa depan dari masyarakat komunis” (MECW 24:95). Dengan melakukan itu, ia membedakan fase komunisme yang lebih tinggi dan fase komunisme lebih rendah. Kata “sosialisme” tidak pernah muncul di dalam Critique, karena bagi Marx sosialisme

Wednesday, November 18, 2020 0 comments

Korona dan Kerala: Belajar dari Negara Bagian Merah di India


SEPERTI Amerika Serikat (AS), India menggunakan federalisme sebagai fondasi sistem pemerintahannya. Namun berbeda dari Amerika Serikat, warna merah di India tidak digunakan untuk menggambarkan negara bagian yang dikuasai oleh Partai Republik yang berhaluan konservatif, melainkan mengacu pada Communist Party of India (CPI)dan Communist Party of India (Marxist) (CPI(M)), dua partai kiri yang selama dua dekade terpilih untuk memimpin negara bagian Kerala. Berbeda juga dengan rezim Partai Republik AS di tingkat lokal dan nasional yang terkenal suka memangkas anggaran sosial, pemerintahan kiri di Kerala justru berhasil meningkatkan tingkat partisipasi warga dan menjamin berbagai layanan sosial bagi warganya. Kali ini, saya bermaksud untuk membahas kiprah pemerintahan kiri di Kerala, terutama dalam masa pandemic COVID-19, tepatnya di tengah lockdown atau kuncian sementara yang sangat ketat dilancarkan oleh pemerintah pusat India pada 25 Maret 2020 hingga 30 Juni nanti.

Semenjak penerapan kebijakan lockdown, India mengalami guncangan domestik yang cukup serius. Berbagai permasalahan bermunculan ke permukaan, seperti isu kesenjangan sosio-ekonomi serta konflik dan kekerasan komunal terkait kasta dan agama. Wabah virus Korona semakin memperparah persoalan-persoalan ini. Kemudian, kebijakan lockdown yang ketat yang telah diterapkan oleh pemerintahan Perdana Menteri Narendra Modi yang berkuasa sekarang, dilakukan secara sembrono. Kebijakan ini menimbulkan dampak yang berbahaya bagi berbagai lapisan masyarakat, khususnya kelompok-kelompok rentan dan buruh migran yang menjadi ‘tumbal’ dari percobaan skala besar dengan harga nyawa manusia, seperti yang diilustrasikan oleh penulis Arundathi Roy (2020).

Tuesday, September 29, 2020 0 comments

Sekali Lagi Tentang Peristiwa 65: Apa Yang Harus Diperjuangkan?

 

Setiap melewati bulan September-Oktober, kita sekali lagi diingatkan pada petaka berdarah 1965 yang mengubah keadaan rakyat sedemikian rupa seperti belum merdeka. Tahun lalu, ketika peristiwa itu tepat melewati masa 50 tahun, sebagian elemen masyarakat telah bahu-membahu mengangkat peristiwa ini ke panggung nasional hingga internasional dengan berbagai macam cara. Salah satunya adalah inisiatif yang dilakukan oleh Pengadilan Rakyat Internasional (International Peoples Tribunal – IPT 65) serta pemutaran film dokumenter dan diskusi sejarah di ratusan tempat di Indonesia.

Pengadilan Rakyat Internasional (International Peoples Tribunal – IPT 65) yang digelar pada 10-13 November 2015 lalu misalnya, telah mengeluarkan keputusan bahwa Indonesia dianggap telah melakukan 9 kejahatan terhadap kemanusiaan dalam peristiwa tersebut. Kejahatan itu berupa: pembunuhan massal, perbudakan, pemenjaraan, penghilangan paksa, penyiksaan, kekerasan seksual, persekusi, propaganda kebencian, dan pelibatan negara lain. Selain itu pengadilan juga memberikan rekomendasi permintaan maaf dari negara kepada korban, penyidikan dan pengadilan terhadap pelaku kejahatan kemanusiaan, rehabilitasi dan kompensasi kepada korban, dan juga pengungkapan kebenaran terhadap peristiwa 1965.

Thursday, June 13, 2019 0 comments

Revolusi Industri 4.0 dan Arah Perkembangan Dunia

Saat ini, kita hidup di era Revolusi Industri Keempat (Klaus Schwab, The Fourth Industrial Revolution(2017)). Era yang diwarnai oleh kecerdasan buatan (artificial intelligence), era super komputer, rekayasa genetika, teknologi nano, mobil otomatis, inovasi, dan perubahan yang terjadi dalam kecepatan eksponensial yang akan mengakibatkan dampak terhadap ekonomi, industri, pemerintahan, politik, bahkan membuka perdebatan atas definisi manusia itu sendiri.Era yang menegaskan dunia sebagai kampung global (Marshall McLuhan, The Gutenberg Galaxy: The Making of Typographic Man (1962)).
Kini,  banjir informasi yang telah diprediksi  menemukan bentuknya (Alvin Toffler, Future Shock (1970)). Karena kecanggihan teknologi, setiap orang kini bisa berpartisipasi dalam perdebatan apa itu disruption, menjadi venture capitalist, atau penggagas start-up company. Oleh teknologi kita semakin mudah melihat kesenjangan ekonomi, kebangkitan neo-konservatisme, serta bagaimana Tiongkok perlahan bangun dari tidur panjangnya menjelma menjadi negara adidaya. Beragam topik silih berganti muncul mendominasi ruang publik sehingga kita mengenal istilah trending topic (bagi pengguna sosial media).
Di tingkat pengambil keputusan, secara kategorial terdapat beberapa bidang yang lebih menonjol menjadi pokok pembicaraan dibanding beberapa topik lainnya. Topik lingkungan dengan isu pemanasan global yang sempat mendominasi pada dekade 90-an dan awal dekade abad 21 kini tidak menjadi perhatian dunia. Demikian juga isu kesehatan, khususnya AIDS dan kanker, yang mulai dilupakan karena kemajuan teknologi kesehatan. Isu baru yang muncul dan menjadi ramai diperbincangkan adalah bagaimana Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) mengubah wajah dunia dan persoalan kependudukan seperti pengungsi, kelaparan, dan konflik horiziontal. Kedua isu ini menjadi pendamping isu politik dan ekonomi yang senantiasa akan langgeng sepanjang peradaban.
Saturday, February 17, 2018 0 comments

Pandangan Marxisme Terhadap Agama


Sepertinya kita, kaum Materialisme tidak akan ada henti-hentinya membahas tentang keagamaan, kita akan diminta berpendapat soal agama, dan kita tidak akan pernah bersatu dalam mengeluarkan pendapatnya soal agama. Bagi kaum Materialisme Ekstrimis, maka pemikirannya adalah Atheis dan mutlak untuk tidak di pertentangkan. Bagi kaum Materialisme Ekletisis, maka mereka selalu mencampuradukkan pemikiran mereka dengan agama. Lalu bagaimana dengan Materialisme Dialektis? Maka agama adalah salah satu sumber pertentangan alamiah manusia untuk mencapai ke tahap kemasyarakatan berikutnya.
Agama juga menjadi suatu permasalahan urgent bagi para Marxis. Mereka yang menjadi Marxis tulen, atau Komunisme tulen, maka selalu di pertanyakan pendapatnya tentang agama. Sebagian besar dari mereka selalu menganggap agama adalah seperti yang Lenin bilang soal itu, sebagian kecil dari mereka termasuk saya berkata, perlu ada penelitian lebih lanjut lagi soal agama. Karena pemikiran tetaplah kritis, walau itu soal agama sekalipun. Kita bukan orang-orang yang menelan mentah mitologi, takhayul, mitos, mistisme, atau kisah-kisah fantasi yang berasal dari agama, bagi kita yang berpikir kritis, maka kita akan berusaha merasionalkan agama itu serasional mungkin, meninggalkan bentuk-bentuk Metafisika sebuah agama itu dan menilai agama itu dari perspektif keilmuan dan keilmiahan.
Wednesday, May 17, 2017 0 comments

Pernyataan Singkat Mengenai Filsafat dan Filsafat Sejarah


Filsafat adalah suatu bentuk pengetahuan yang berdiri sejajar bersama agama dan ilmu. Bisa dikatakan, filsafat sebagai suatu alat untuk mencari kebenaran yang sedalam-dalamnya. Filsafat berdiri di antara mitos dan ilmu, mengapa demikian ? Karena jika kita membicarakan filsafat, maka kita akan berpikir memakai nalar dan meninggalkan mitos. Filsafat juga sebagai dasar dari segala ilmu pengetahuan yang ada. Beberapa ahli Materialis dan Positivis bahkan berkata bahwa filsafat harus beriringan dengan ilmu pengetahuan. Beberapa hal tersebut menjadikan filsafat sebagai bentuk pengetahuan yang istimewa. Terlebih lagi, bahwa filsafat mempunyai metode-metode yang sangat menarik.
Wednesday, December 23, 2015 0 comments

Ringkasan Buku Sarinah “Kewajiban Wanita dlm Perjuangan Republik Indonesia”

hi…
Kali ini mau posting resensi buku yang sudah jarang sekali ditemuin di toko – toko buku, jangankan di toko buku mau dicari di loak pun sudah jarang sekali ditemukan ada yang jual. Kenapa buku ini perlu untuk ditulis lagi resensinya? karena buku yang ditulis oleh Bung Karno ini merupakan kaca benggala kita sebagai perempuan Indonesia dalam melihat bagaimana kondisi permpuan di masa lalu, bagaimana kita semua mengetahui sejarah patriarki dan matriarki, bagaimana seharusnya perempuan melihat perjuangan kaumnya sendiri dalam kehidupan sosial masyarakat, bagaimana perempuan Indonesia dapat melanjutkan perjuangan-perjuangan itu dengan pisau analisis yang tajam, bagaimana perempuan Indonesia dapat terbebas dari belenggu yang diciptakan oleh peradaban.
enjoy it…
Soal Perempuan (Realitas Kehidupan Perempuan Indonesia)
Pandangan Sukarno tentang perempuan Indonesia diawali dari paparan realitas kehidupan perempuan Indonesia yang masih banyak mengalami pengekangan, penindasan dan pembodohan. Paparan tersebut didasarkan pada pengalaman-pengalaman Sukarno yang dicontohkannya dalam beberapa fenomena mendasar, terutama tentang pengalamannya atas pengekangan-pengekangan yang terjadi terhadap perempuan Indonesia akibat persepsi yang salah terhadap peran isteri dalam kehidupan rumah tangga.
Wednesday, November 11, 2015 0 comments

Jatuh Cinta? Mencintai? Atau Dicintai?


Tak terasa waktu begitu cepat bergulir. Rasanya baru kemarin tahun 2014. Tahun yang begitu banyak menyimpan cerita berkesan dalam hidup saya. Rasa-rasanya terlalu panjang untuk diceritakan. Namun, berangkat dari salah satu cerita berkesan dari tahun kemarin saya ingin bicara tentang cinta. Apa? Tentang Cinta? Sebuah tema tulisan yang paling jarang saya sentuh mungkin. Namun, saya menulis ini berangkat dari obrolan dengan salah satu teman saya di kampus. Ia berkata, "Eh, perasaan kok artikel-artikel yang di blog lo bahasannya berat-berat mulu deh? Nulis yang ringan-ringan dong sekali-sekali. Tulis tentang cinta-cintaan kek." Berangkat dari permintaan tersebut saya membuat artikel ini. Suatu permintaan, "Tentang Cinta".
Pernahkah anda merasakan jatuh cinta? Mencintai? Atau dicintai? Mungkin mayoritas dari anda akan menjawab, "Ya, saya pernah." Namun setiap kita mungkn punya pengalaman yang berbeda-beda soal cinta ini sendiri. Bahkan, masing-masing kita belum benar-benar bersepakat toh tentang definisi cinta dan lingkupnya? Jadi anda bisa dengan bebas mendefinisikan cinta itu apa tanpa harus benar-benar terikat definisi tokoh atau bahkan KBBI.
Bicara tentang cinta, ia adalah anugerah mulia dari Sang Pencipta. Sesuatu yang bisa membuat kita menjadi berbagai hal. Sesuatu yang bisa membuat kita merasakan berbagai rasa, entah itu bahagia, sedih, cemas, takut, bimbang dll. Sesuatu yang mampu membuat kita mengeluarkan berbagai macam ekspresi, tangis, tawa, senyum, marah, dan segala ekspresi lainnya. Suatu hal sederhana namun tak semudah membalikkan telapak tangan untuk dipahami.
Tuesday, November 27, 2012 16 comments

S1 ILMU KOMPUTASI Institut Teknologi TELKOM



Untuk Penuhi SDM Bidang ICT
            Sementara yang lain sudah mampu menciptakan berbagai teknologi canggih, Indonesia baru sekadar menjadi pengguna di tengah serbuan produk-produk ICT keluaran negara lain. Miris khan bila melihat kenyataan bahwa tenaga-tenaga ahli di bidang ICT (Information and Communication Technology) asli Indonesia masih amat terbatas jumlahnya. Padahal, Indonesia adalah pangsa pasar besar dan potensial produk-produk ICT. Tengok saja, pengguna jejaring sosial di Indonesia tercatat hampir 18 juta facebookers, 140,5 juta pengguna seluler, serta 45 juta pengguna internet dari total 237,5 juta penduduk.

Wednesday, October 24, 2012 0 comments

PROSESOR Prosesor AMD Phenom II X4






Processor adalah perangkat keras yang terdapat pada motherboard yang berfungsi dalam mengendalikan dan mengatur proses yang terjadi didalam sebuah komputer. Processor terletak pada socket yang telah disediakan oleh motherboard, dan dapat diganti dengan processor yang lain asalkan sesuai dengan socket yang ada pada motherboard. Processor menentukan kecepatan proses yang dilakukan oleh suatu komputer.
Tuesday, October 9, 2012 0 comments

Pengertian Ilmu Komputasi


TUGAS RESUME BUKU Elements of Computational Science and Engineering Educationi
( Osman Yas¸ar†  and Rubin H. Landau‡)


1.       Sifat Komputasi Sains dan Teknik.
Satu dekade terakhir telah menyaksikan kemajuan yang luar biasa dalam sains dan teknik yang didorong, sebagian, oleh peningkatan dramatis dalam kekuatan dan kegunaan dari komputer dan komunikasi. Kami telah memanfaatkan mereka uang muka dengan teknik berkembang untuk modern komputer yang memungkinkan kita lebih memahami sistem dengan kompleksitas yang terus meningkat dan realisme.
A.       Definisi CSE.
Kami mendefinisikan ilmu komputer dan rekayasa (CSE), atau komputasi sains untuk jangka pendek, dalam beberapa cara. Kadang-kadang menunjukkan multidisiplin kombinasi teknik komputasi, peralatan, dan pengetahuan yang dibutuhkan untuk memecahkan masalah ilmiah dan teknik modern. Di lain waktu CSE menunjukkan ilmu pengetahuan atau teknik yang menggunakan simulasi komputer sebagai dasar nya, dan kadang-kadang menunjukkan penelitian dan pengembangan keterampilan komputasi dan peralatan yang diperlukan untuk aplikasi.
B.      Nilai CSE dalam Penelitian.
Disiplin paling ilmiah tampaknya menguntungkan dari komputer pemodelan, analisis, dan visualisasi. Bahkan, yang baru ditemukan dan Pentingnya luas perhitungan telah menggeser paradigma penelitian ilmiah untuk memasukkan simulasi, bersama dengan percobaan dan teori, sebagai teknik dasar ilmu pengetahuan .
Simulasi dan visualisasi memungkinkan kita untuk memperoleh wawasan ke kehidupan nyata masalah yang terlalu rumit atau sulit untuk belajar analitis, atau terlalu mahal, besar, kecil, atau berbahaya untuk mengakses eksperimental. Misalnya, simulasi memungkinkan kita untuk mempelajari kepadatan bahan bakar, energi pengapian, dan gelombang panas dalam ruang pembakaran pada suhu di atas 3000 Kelvin ,konfigurasi tabung fluks gluon antara quark dalam proton, dan orbit bumi mungkin bagi-asteroid tabrakan.
Sebagai ilmuwan lebih menggabungkan perhitungan dalam pekerjaan mereka, nilai CSE untuk meningkat komunitas ilmiah. Secara khusus, kelompok kerja CSE izin lainnya ilmuwan untuk mengejar kepentingan mereka dalam ilmu tanpa harus menghabiskan waktu untuk mengembangkan algoritma dan kode. Kelompok-kelompok kerja telah difokuskan pada identifikasi, belajar, dan meningkatkan metode komputasi dan komponen perangkat lunak yang umum untuk banyak aplikasi, dan pengujian kinerja perangkat lunak terkait di berbagai hardware platform.
Salah satu pemenuhan kelompok kerja CSE adalah pengembangan matematika perpustakaan subrutin untuk aljabar linear, fungsi khusus, dan lainnya matematika teknik. Ini subrutin, yang penggunaannya ditekankan dalam pendidikan CSE berbagai program, membentuk inti dari banyak perhitungan skala besar komputer. Dengan demikian, adalah untuk kepentingan masyarakat CSE untuk menjaga akurasi, kinerja, ketahanan, portabilitas, dan skalabilitas dari perpustakaan ini karena mereka porting ke berbagai komputasi kinerja tinggi arsitektur.
C.    Sifat Pasar Kerja.
Presiden Teknologi Informasi Penasehat Komite (PITAC).  telah mengakui informasi dan komputasi teknologi sebagai salah satu mesin pertumbuhan ekonomi selama dekade terakhir. Komite menunjukkan kebutuhan untuk sekitar satu juta orang di bidang informasi dan komputasi teknologi, kebutuhan yang tidak dapat dipenuhi hanya oleh semua departemen ilmu komputer bekerja pada kapasitas penuh.
The Science dan Teknologi Nasional Dewan memiliki berulang kali melaporkan masalah industri dan laboratorium nasional yang mereka tidak dapat memenuhi kebutuhan mereka yang berkembang pada orang terlatih dalam informasi dan komputasi teknologi. Selain itu, pemerintah federal proyek-proyek seperti Departemen Energi Accelerated Computing Initiative Strategis (ASCI) dan Teknologi Informasi Inisiatif Presiden bergantung pada orang dengan ilmiah serta pengetahuan komputasi.
Sama seperti komputer sekarang menyerap banyak aspek dari kehidupan kita sehari-hari baik di tempat kerja dan di rumah, mereka juga sangat mempengaruhi pasar kerja teknis. Salah satu cara tersebut adalah dengan menempatkan orang dalam posisi yang membutuhkan pengetahuan di wilayah di luar pendidikan mereka dan (usang) deskripsi pekerjaan. Akibatnya, memiliki beberapa keterampilan dan jurusan yang dipandang sebagai cara untuk meningkatkan pemasaran seseorang dan waktu kerja.

2. Sifat Pendidikan CSE.
Karena sebagian laporan dan hibah dari pemerintah federal pemerintah, pendidikan dalam ilmu dan teknik telah menanggapi kemajuan komputasi ilmu pengetahuan. Pada tahun 1989, Kantor Sains dan Teknologi Kebijakan menantang sistem pendidikan untuk meningkatkan pasokan siswa dipersiapkan untuk karir di ilmu pengetahuan, teknologi, teknik, dan matematika, dan meningkatkan ilmiah, matematika keaksaraan, teknologi, dan komputasi dari semua siswa. Baru-baru ini, National Science Foundation (NSF) telah diakui dan menganjurkan perhitungan sebagai pedagogi yang tepat untuk ilmu pengetahuan dan pendidikan matematika. Wright dan S Chorin  NSF laporan mendesak penciptaan program pemodelan matematika (yang dasar pendekatan CSE) bahkan untuk siswa SMA.
Ajaran tradisional ilmu pengetahuan cenderung berfokus pada teori. Sebaliknya, CSE pendidikan menawarkan pemahaman ilmu pengetahuan melalui aplikasi komputer model matematika. Ini mengajarkan ilmu pengetahuan melalui metode penyelidikan di mana komputer berfungsi sebagai laboratorium virtual yang mensimulasikan alam. Untuk membantu penyelidikan, fakta-fakta yang disajikan sesuai kebutuhan bukan sebagai objek individu untuk menghafal.
sebagai konsekuensi dari sifatnya pemecahan masalah, pandangan CSE melengkapi pengajaran tradisional ilmu pengetahuan dan matematika. Hal ini juga membuat banyak ilmu pengetahuan dan matematika lebih mudah diakses oleh siswa yang dinyatakan mungkin konsep tidak dihubungi, misalnya, para siswa yang tidak tertarik pada perangkat keras komputer, software, dan algoritma untuk kepentingan mereka sendiri [29]. Selain itu, CSE memperkaya ilmu kurikulum dengan memperluas contoh yang digunakan dalam pendidikan untuk memasukkan masalah yang mungkin tidak memiliki solusi analitik, sehingga memperpanjang berbagai masalah terbuka untuk belajar.
Yayasan Nasional untuk Meningkatkan Pendidikan telah memeriksa jenis pembelajaran didukung oleh CSE [30]. Ini termasuk pelajar-berpusat atau konstruktivis melihat yang menunjukkan bahwa siswa belajar lebih baik ketika mereka secara aktif berinteraksi dengan, bukan hanya  penerima, pengetahuan. Pendekatan CSE sering baik projectand Tim-berbasis, serta pelajar-based dan mendukung pembelajaran otentik. Ketika sukses, ini kombinasi dari unsur-unsur yang dapat mentransformasikan tidak terlibat, beresiko siswa menjadi pembelajar yang aktif dan diinvestasikan.
Sebuah pendidikan CSE ini juga cocok untuk pedagogi deduktif, yaitu, yang bekerja dari umum ke yang khusus. Siswa mulai dengan kesadaran bahwa alam dan proses yang diatur oleh sejumlah kecil hukum ilmiah dasar; rincian dan analisis matematis ditambahkan sesuai kebutuhan. Dalam kasus di mana matematika siswa ' keterampilan terbatas, simulasi dapat dipahami melalui visualisasi tanpa mempelajari ke rincian matematika dan ilmiah. Dengan demikian, pendidikan CSE menumbuhkan pandangan bahwa fenomena alam pada dasarnya sederhana, berbeda dengan siswa umum.
persepsi ilmu pengetahuan yang kompleks. Hal ini juga memberikan kerangka dasar yang di atasnya siswa dapat membangun sebagai peningkatan keterampilan mereka. Kemampuan untuk merangsang keingintahuan siswa dengan contoh-contoh menarik dan realistis dan memberikan pembelajaran berlapis adalah motivasi utama bagi pendidik untuk menerapkan dan menguasai alat-alat teknologi.
A.      Tahapan Pendidikan CSE
Sementara kita berharap tahap dewasa masa depan pendidikan CSE menyerupai apa yang kita miliki sekarang, sulit untuk membuat prediksi dapat diandalkan di tengah-tengah perubahan yang cepat. Namun demikian, kita akan memprediksi bahwa jumlah program CSE dan kursus akan terus meningkat baik sebagai dorongan yang disengaja dalam perhitungan atau tidak langsung sebagai ilmu pengetahuan, teknologi, teknik, dan matematika disiplin mempekerjakan fakultas dengan spesialisasi CSE. Kami melihat semakin banyak kursus di "X komputasi," di mana X adalah didirikan disiplin seperti matematika, biologi, keuangan, fisika, kimia, atau ilmu sosial. Tekanan untuk kursus-kursus dapat berasal dari berbagai sumber.
   B.      Tuntutan Pendidikan CSE
Karena CSE telah dikembangkan di sekitar kebutuhan untuk menggabungkan perhitungan dalam pemecahan masalah ilmiah modern, itu adalah sebuah researchdriven lapangan yang menghubungkan fakultas tertarik pada perhitungan untuk mereka yang tertarik pada aplikasi. Fakultas tertarik kinerja perangkat keras komputer dan perangkat lunak yang dapat ditemukan di CSE baik dan ilmu komputer, fakultas tertarik pada kinerja prosedur numerik dapat ditemukan di kedua CSE dan matematika terapan, fakultas tertarik dalam mencari berbasis komputer solusi untuk memperpanjang upaya teoritis dan eksperimental yang umum untuk kedua CSE dan area aplikasi seperti fisika, kimia, biologi, ilmu bumi, bisnis, dan keuangan. Fakultas cenderung tertarik untuk CSE karena menyediakan sarana bagi mereka untuk menggabungkan penelitian mereka alat dan perkembangan dalam kursus modern. Hal ini juga menghemat fakultas waktu dengan membawa siswa ke tingkat di mana mereka dapat membantu fakultas dalam mereka penelitian.
   C.      Intelektual Isi Pendidikan CSE.
Sementara ada pengakuan yang luas bahwa ilmu komputasi tidak sama dengan ilmu komputer, saat ini ada ada kurikulum CSE nasional terakreditasi. Kursus CSE pertama diajarkan di lembaga penelitian yang diakui ketergantungan mereka tumbuh perhitungan canggih sebagai alat penelitian. Beberapa dari program ini adalah tambahan berarti bagi kurikulum reguler diajarkan di pusat-pusat superkomputer lokal dan cenderung lebih ke arah pelatihan untuk terbaru mesin daripada  pendidikan dasar. Kursus lain yang diajarkan dalam departemen sebagai bagian lulusan-mahasiswa persiapan penelitian, dan beberapa menimbulkan suatu tingkat yang berisi akhiran "dengan komputasi". Sarjana kelas segera diikuti, dan hari ini bahkan ada K-12 kelas dengan konten CSE.  terutama di tingkat sarjana, beberapa pemahaman intelektual isi pendidikan CSE diperlukan untuk menghargai pendekatan yang berbeda pendidikan itu.
Meskipun tidak semua bobot yang sama, komponen ini semua penting dan harus tertutup baik dalam kursus khusus atau dalam konteks kursus lainnya:
1.                   Komputasi Tools, Sejauh komputer itu sendiri merupakan alat utama CSE, adalah penting untuk memberikan lingkungan dan situasi di mana siswa menjadi nyaman menggunakan komputer. Kursus khas di mana hal ini terjadi sering disebut "An Pengantar "atau" Fundamental dalam "salah satu dari berikut: ilmu komputer, pemodelan, pemecahan masalah, alat komputasi, atau ilmu komputer. Tambahan Pengetahuan dapat diperoleh melalui kursus seperti struktur data, software canggih alat, dan aljabar linear numerik. Hasil belajar yang spesifik termasuk
·         pemrograman dalam bahasa yang dikompilasi seperti Fortran90, C, C + +, atau Java;
·         kemampuan untuk bekerja dengan sistem operasi UNIX dan WINDOWS;
·         keakraban dengan pemecahan masalah lingkungan seperti Maple, MATLAB, Macsyma, dan Mathematica untuk perhitungan numerik dan simbolik;
·         keakraban dengan floating-point perhitungan dan metode numerik seperti integrasi, diferensiasi, solusi dari persamaan diferensial biasa dan parsial, dan Monte Carlo teknik;
·         penggunaan perpustakaan subroutine matematika dan repositori seperti BLAS, ScaLAPACK, NetSolve, dan JAMA;
·         penggunaan paket perangkat lunak dua dan tiga-dimensi visualisasi seperti AVS, gnuplot, ACE / gr (Xmgr), dan Visad.

2.                   High-Performance Computin. Pengetahuan tentang komputer performa tinggi hardware dan software adalah penting untuk pemrograman komputasi intensif aplikasi. Topik meliputi komputasi paralel, bahasa tingkat tinggi, dan mengoptimalkan dan tuning teknik. Pengetahuan teoritis yang terkait akan datang dari kursus dalam arsitektur komputer dan teori bahasa pemrograman. Spesifik pembelajaran hasil termasuk
·           pemrograman pada superkomputer atau cluster PC;
·           pemahaman kecepatan program, hirarki memori, tolok ukur kinerja, dan presisi;
·           memahami hubungan antara arsitektur, bahasa, dan kinerja;
·           pengalaman dengan benchmark industri seperti Benchmark Linpack;
·           keakraban dengan perpustakaan paralel seperti PVM, MPI, dan MPJ.

3.                   Matematika Terapan dan Komputasi Metode.Pengetahuan dasar di sini berasal dari kursus di diferensial, integral, dan kalkulus vektor, sebaiknya dengan fokus pada aplikasi dan contoh. Numerik analisis dan persamaan diferensial dapat menyediakan lebih terfokus pengetahuan, sebagai kursus kekuatan seperti terapan dan komputasi matematika, komputasi metode dalam ilmu fisika, dan komputasi fisika. Akhirnya, setidaknya satu kursus di probabilitas dan statistik yang dibutuhkan di mana Data laboratorium yang sebenarnya cocok. Hasil belajar yang spesifik termasuk
·         pengetahuan tentang metode komputasi untuk solusi numerik diferensial dan integral persamaan, seperti terbatas-perbedaan, hingga-elemen, diskrit partikel, diskrit koordinat, generasi mesh, jerat adaptif, high-order ODE pemecah seperti Runge-Kutta, fast Fourier transformasi, dan Monte Carlo metode;
·         keakraban dengan persamaan diferensial parsial dijumpai dalam ilmu dan teknik;
·         penggunaan perpustakaan subrutin ilmiah;
·         matriks perhitungan dengan perpustakaan subrutin ilmiah.

4.          Simulasi dan Pemodelan, Mata kuliah ini penting untuk mencapai itu CSE Tujuan dari pemecahan masalah realistis. Keterampilan dapat diajarkan dalam berbagai kursus seperti sebagai simulasi dan pemodelan, sistem dinamis, pemecahan masalah, dan "komputasi X. "hasil belajar spesifik termasuk
        Keakraban dengan persamaan yang tepat dan perkiraan gerak untuk sistem alami. Contohnya termasuk persamaan kontinuitas, persamaan momentum untuk, 796 OSMAN YAS ¸ AR DAN RUBIN H. Landau energi, dan konservasi massa, persamaan transportasi, dinamika populasi, protein folding, hukum Newton, dan Schr ¨ persamaan odinger. 
        Keakraban dengan langkah-langkah (masalah, teori, model, pelaksanaan, penilaian) dalam pemodelan sebagai diterapkan ke berbagai bidang. Contoh termasuk mesin pembakaran, elektromagnetik, dinamika molekuler, genetika, desain obat, mekanika kuantum, pemodelan iklim, sistem dinamis, dan keuangan.
        Kemampuan untuk melakukan analisa statistik yang berarti data dari kedua percobaan dan simulasi.

5.          Visualisasi Tool,Keakraban dengan software visualisasi untuk run-time dan Data postsimulation. Alat harus dapat menangani set data yang besar, memungkinkan dua dan tiga-dimensi plot, serta mengiris dan dicing data dimensi tinggi set, dan menghasilkan publikasi berkualitas angka. Tingkat seharusnya adalah bahwa dari AVS, MATLAB, ACE / gr, gnuplot, dan OpenGL. Program untuk mengajarkan keterampilan ini termasuk ilmiah komputasi, visualisasi, dan alat komputasi.

6.                      Aplikasi Science atau Teknik,Sebuah bagian penting dari pendidikan CSE adalah memiliki siswa fokus pada bidang tradisional yang menarik seperti kimia, fisika, biologi, ilmu bumi, bisnis, peradilan pidana, seni, atau rekayasa. Ini akan membantu siswa dalam pasar kerja, dalam menerapkan ke sekolah pascasarjana, dan dalam memahami berbeda dan realistis cara melihat masalah. Hanya yang bidang dan program studi dapat mencapai tujuan ini terbaik mungkin adalah fungsi dari politik lokal, keahlian, dan minat siswa. Seringkali "X komputasi" Tentu saja melayani tujuan ini dengan baik, karena memberikan paparan aplikasi sambil memperkenalkan siswa untuk komputasi aspek disiplin X.

   D.      Jenis Program dan Gelar
Kami sekarang menjawab pertanyaan (masih gelisah) transformasi isi intelektual CSE ke dalam kurikulum kursus. Karena CSE adalah bidang baru dan berbeda yang dapat menarik siswa jauh dari tradisional departemen, akademi secara alami lambat untuk mengesahkan program CSE. Selain itu, CSE adalah multidisiplin dan tidak ada aturan yang ditetapkan yang memberikan keseimbangan yang tepat dan mendalam dari empat komponen . Akhirnya, masih ada keputusan untuk apakah CSE harus diajarkan pada tingkat sarjana atau sarjana, dan bagaimana konten akan berbeda utuk dua. Graduate Degree. merupakan kedalaman dan luasnya lulusan dan sarjana program di CSE. Meskipun mungkin tampak bahwa kedalaman yang dibutuhkan untuk Ph.D. Program membuatnya tangguh untuk mengatur, itu mungkin kurang dari tantangan dari program sarjana. Hal ini disebabkan oleh kendala ganda luas dan kredit beban terbatas yang biasanya dikenakan pada gelar sarjana.
3.       Hasil Survei
Untuk mengembangkan beberapa pemahaman kuantitatif dari intelektual isi program CSE, kami telah menganalisis kurikulum dari dua program rinci dalam Tabel 2.2 2.1and serta beberapa program CSE lainnya yang kita sadar. Tujuan kami adalah untuk menyediakan bahan-bahan untuk diskusi informasi dan kritis pada sifat pendidikan CSE. Pilihan program yang dipandu oleh informasi kami diperoleh pada konferensi, versi terbaru dari survei Swanson program CSE , ilmu terbaru portal Web komputasi di SUNY Brockport, dan kami Web pencarian sendiri. Untuk survei program sarjana, kita merujuk pembaca untuk Swanson survei , yang SIAM Working Group on CSE Pendidikan , serta daftar SIAM program pascasarjana CSE.
 Swanson mengidentifikasi satu B.S. program ilmu komputer, tiga B.S. program dalam matematika komputasi, tiga B.S. program dalam fisika komputasi, dan konsentrasi beberapa anak di bawah umur. Survei SIAM  mengidentifikasi hanya Brockport sebagai program sarjana CSE. Kami dimasukkan dalam analisis kami semua program Swanson kecuali untuk University of Chicago, yang tidak ada kurikulum sampel dapat ditemukan. Meskipun tidak muncul dalam pencarian Web, kita termasuk di sini program gelar di UC Berkeley yang keberadaannya disampaikan kepada kita secara pribadi. Kami analisis komprehensif dalam cakupan derajat komputasi, dan perwakilan dari ilmu komputer dan fisika.
4.       Ringkasan dan Kesimpulan
Meskipun rincian bervariasi, CSE pendidikan cenderung fokus pada satu set alat umum mata pelajaran yang telah membuktikan dirinya berguna dalam pemecahan masalah dalam sejumlah disiplin. Sementara banyak dari mata pelajaran mungkin mendapatkan cakupan dalam kursus diajarkan oleh departemen tradisional, kita telah menggambarkan kebutuhan untuk terpisah CSE kelas yang menempatkan alat bersama-sama, mengembangkan sesuai problemsolving sudut pandang, lem disiplin beberapa kelas bersama-sama, dan mengembangkan rasa saling memiliki dalam komunitas komputasi.
Politik lokal dan persembahan saja muncul untuk menentukan bagaimana sekolah memilih untuk mengintegrasikan CSE ke dalam program-programnya. Kami menyimpulkan bahwa kandungan CSE dari sarjana pendidikan akan terus tumbuh, baik dengan mengintegrasikan CSE ke dalam kelas tradisional, oleh  menawarkan khusus "X komputasi" kelas, dengan menawarkan "X komputasi" derajat, dengan memulai berdiri sendiri unit CSE, atau dengan beberapa kombinasi di atas.
Tidak diragukan lagi, program gelar tertentu di CSE memiliki paling potensial untuk memberikan koheren dan dikelola dengan baik pendidikan. Mungkin juga tidak paling untuk memajukan lapangan dan kelangsungan jaminan dalam lembaga. Sebagai kampus mengembangkan nomor program "X komputasi", mungkin lebih efisien dan sederhana untuk menyatukan ini "Komputasi X" program menjadi sebuah departemen CSE. Unit tersebut kemudian dapat melayani bahkan lebih departemen dengan menawarkan minor dalam CSE. Namun, tampak bahwa gelar dalam "X komputasi" saat ini memberikan pendidikan yang sangat mirip.
Link yang kuat dan kerjasama sekarang tampaknya akan membangun antara orang-orang mengarahkan program CSE baru dan mereka yang ingin memulai program tersebut. Memang, upaya yang didukung oleh NSF  dan DOE ]. Kami sekarang berbagi Tentu saja bahan untuk kursus baru dikembangkan serta memberi dan menerima bimbingan pada pengembangan kurikulum yang seimbang. Pengembangan pembelajaran siswa hasil, membangun konsensus tentang kurikulum CSE standar, dan pengembangan dari beberapa buku teks berkualitas tinggi akan membantu dalam pengembangan lapangan dan di penempatan lulusan kami.
Sementara tampaknya ada kesepakatan umum bahwa adalah tepat untuk mengajarkan CSE di tingkat pascasarjana, pendidikan sarjana di CSE masih merupakan hal yang baru. dekade yang lalu, pandangan luas adalah bahwa mahasiswa harus melihat komputasi metode hanya sebagai "kotak hitam" yang harus tetap ditutup. Namun, kami percaya bahwa kegunaan dan pentingnya  perhitungan seluruh ilmu pengetahuan dan rekayasa berarti bahwa bahkan mahasiswa harus dapat mendaftarkan diri dalam program yang mengajarkan mereka apa yang terjadi di dalam kotak hitam. Waktu akan menilai kelangsungan hidup dari program ini.
Ucapan Terima Kasih. Kami ingin mengucapkan terima kasih Angela Shiflet, Charles Swanson, James Corones, Bob Panoff, dan Joe Zachary untuk saran berharga dan dorongan; Katie Stowe dan Rachel Ivie untuk menyediakan data survei AIP, dan wasit SIAM dan editor untuk kritik konstruktif mereka.

 
;