Sunday, November 2, 2014 0 comments

Nasionalismeku Tidak Hanya Sebatas Merah Putih


suber gambarnya dari sini
“kami memang tak punya apa-apa, yang kami punya hanya sebuah kebanggaan menjadi anak Indonesia”.
Kata-kata diatas menjadi jimat ku untuk tetap berjuang untuk bangsa dan Negara tercinta ini. Aku tak punya apa-apa, dilahirkan dari keluarga yang sederhana, dibesarkan dengan perjuangan perjuangan keras yang aku lalui bersama adik-adik dan kedua orang tuaku.
Tapi, dikeadaan ku yang seperti itu, aku masih memiliki rasa akan cinta akan bangsa dan Negara ini, rasa ingin menjaga dan merawat nya. Rasa cinta ini tumbuh sejak aku masih berada di umur balita, rasa cinta ini bukan karena aku berada di lingkungan keluarga ku yang sebagian besar menjadi ABRI pada waktu itu, tapi rasa cinta ini tumbuh karena “RASA SYUKUR dan TERIMAKASIH KU kepada IBU PERTIWI”.
Saturday, November 1, 2014 1 comments

[Preview Film] TimeLine 2014 film Thailand

Judul                : Timeline
Info                 : http://www.imdb.com/title/tt3222720/
Release Date   : 13 Februari 2014 (Thailand)
Genre              : Romance
Stars                :  Jarinporn Joonkiat, Jirayu Tangsrisuk, Piyathida Woramusik (Full Cast)
Rating IMDB  : 7.6 

Malam minggu yang kelabu untuk dilalui oleh para jomblo, upss. Malam minggu ini jadwal untuk menonton film terbaru, film yang katanya bikin nangiis trus galau maksimal. film ini berjudul “Timeline”, dilihat dari judulnya sih kalian pasti bakal mikir film ini tentang time line yang ada di facebook. Hmmm nggak salah sih memang judul film ini berkaitan dengan time line facebook pemeran utamanya. Tapi jangan menilai sebuah film dari judulnya broo, kalo habis lihat film nya pasti galau maksimal trus nagih nonton lagi. Hehhehheh Oke langsung saja yaa Putra ceritain gimana cerita film timeline.
Film ini dimulai dari cerita tentang sepasang kekasih muda yang baru saja menikah yang cewek namanya Mat(kepanjangan dari maMAT, hehehheh) yang cowok suaminya Mat(ya iya lah, hehhehehe Putra nggak tahu namanya soalnya nggak dikasih tau namanya), sepasang kekasih yang bahagia nan romantic. Lalu, si cowok bilang bahwa umurnya nggak lama lagi untuk menemani si Mat menjalani kehidupan. Setelah itu si mat ngilang(nggak diceritaiin bahwa si cowok meninggal atau ilang diculik alien, entahlah).

Lalu diceritaiin Mat punya anak yang namanya Tan. Saat tan sudah lulus sma, si mat pengen anaknya si tan kuliah ngambil jurusan pertanian, tapi si tan sudah mendaftarkan dirinya di jurusan jurnalistik tanpa sepengetahuan ibunya, lalu ada adegan si mat ngambek nggak bicara sana anaknya selama 100 tahun (lebay parah, pdhl film nya aja Cuma 2 jam). Lalu si mat mengijinkan anaknya untuk sekolah di jurusan jurnalistik yang ada dikota Bangkok, saat si tan meninggalkan ibunya sendirian untuk kuliah ke Bangkok, disini adeganya sangat haru banget(siap-siap tisu banyak).
Monday, October 20, 2014 0 comments

#terimakasihSBY

        "Akan Hancur suatu bangsa yang menyambut penguasa barunya dengan terompet kehormatan, namun melepasnya dengan cacian, hanya untuk menyambut penguasa baru lain dengan terompet lagi." --Kahlil Gibran

Kalau dipikir ulang benar juga kata-kata di atas, bagai manapun juga pak SBY adalah pemimpin kita untuk 10 tahun tarakhir, pak SBY mempertaruhkan namanya, pikirnya, tenaganya untuk mensejahterakan rakyat, namun apa balasan dari kita?
Tak lain hanya cacian yang keluar dari kebanyakan rakyatnya, pak SBY sudah berjuang sekuat tenaga, seharusnya kita harus berterimakasih atas semua usaha pak SBY untuk rakyat Indonesia, mari teman-teman ku kita berterima kasih kepada Pak SBY dan mendoakannya agar upaya dan usahanya diterima oleh tuhan, serta diberi rahmat dan panjang umur buat pak SBY. #terimakasihSBY
Dan jangan lupakan pula semua yang telah dilakukan pak budiono yang telah mendampingi pak SBY untuk pembangunan dan mensejahterakan rakyat Indonesia. #terimakasihBUDIONO

Tugas kita selanjutnya adalah satukan tangan dan rapatkan barisan untuk mendukung pemimpin bangsa Indonesia selanjutnya, mendukung pak Jokowi untuk Indonesia yang sejahtera. Semoga bisa tuntas menepati janji untuk memimin negeri dalam 5 tahun.
"Terimakasih Pak SBY dan Pak Budiono atas kerja bakti bapak untuk mensejahterakan rakyat dan bangsa Indonesia, maaf atas semua kesalahan kami yang telah mencaci, dan memandang bapak sebelah mata"
Thursday, October 2, 2014 0 comments

Resensi Novel Tere Liye: RINDU

Judul buku            : Rindu
Penulis                : Tere Liye
Penerbit                : Penerbit Republika
Jumlah halaman    : 544 halaman
Cetakan pertama  : Oktober 2014


          “apalah Arti memiliki, Ketika diri kami sendiri bukanlah milik kami?”
Apalah arti kehilangan, ketika kami sebenarnya menemukan banyak saat kehilangan, dan sebaliknya, kehilangan banyak pula saat menemukan? Apalah arti cinta, ketika kami menangis terluka atas perasaan yang seharusnya indah? Bagaimana mungkin, kami terduduk patah hati atas sesuatu yang seharusnya suci dan tidak menuntut apapun?
Thursday, September 25, 2014 0 comments

Mencari Cahaya [part 3 Rawa diAtas Awan]

Bangunan itu terlihat seperti masjid besar dengan kubah terbuat dari berlian sebesar bukit barisan, kubah yang terlihat seperti kaca raksasa yang tembus pandang, awan dan sinar matahari dapat masuk dengan leluiasa ke dalam bangunan indah ini. Bangunan besar berwarna putih dengan pilar-pilar besar menyangga diluar bangunan, deperti kuil zeuz didalam dongeng yunani kuno. Bangunan itu pun berstruktur berundak-undak, mempunyai beberapa lapisan, berbentuk seperti tangga yang mengelilingi bagian bawah bangunan. Aku hanya terkagum-kagum dengan bangunan yang aku lihat ini.Kamu mulai mendekatinya, aku mencoba memasuki bangunan itu. Mungkin ada jawaban dari semua peristiwa ini, atau bahkan akan menemukan jalan keluar untuk kembali ke pulau tanpa penghuni dan bertemu dengan teman-temanku yang sedang bermain dipantai.
Sudah setengah hari aku berjalan bersusah payah menjejakkan kaki ku diatas awan yang lembut, tak kukira akan sejauh ini perjalanan yang akan aku tempuh untukmencapainya. Hay, aku tak menyadarinya dari tadi ternyata awan-awan yang sebagai pijakan ku mulai meninggi, yang tadinya berada dibawah telapak kaki ku, sekarang sudah selulut, seperti melewati rawa yang luas, kakiku seperti diselimuti kabut yang tebal bahkan jari kaki ku pun tak dapat terlihat. Awan ini tidak hanya mulai meninggi, tetapi angin menuju bangunan itu juga terasa semakin kencang, angina yang keluar dari dalam bangunan seakan-akan menghalangi ku untuk mendekatinya.
Friday, August 8, 2014 0 comments

Resensi Novel Amelia (Si Anak Kuat)

Akhirnya setelah lama tak membaca novel, karena sibuk baca buku-buku bertema sejarah. Setelah selesai membaca buku yang menurut ku langka karna sulit didapet, dengan penuh perjuangan ahkirnya barangnya datang juga, buku biografi presiden pertama RI, yang ditulis oleh Chindi Adams yang berjudul “Bung Karno Penyambung Lidah Rakyat Indonesia”. Oke cukup sampai disini basa basinya, 3 bulan yang lalu aku sempat tergila-gila dengan novel-novel karya bang Tere Liye, dan aku sempat membuat 3 resensi novelnya (Burian, Pukat, dan Eliana)3 buku dari serial anak-anak mamak.
Novel ini sebenrnya sudah lama aku beli, tapi karna ada buku-buku yang menarik untuk disesaikan dulu bacanya. Novel ini berjudul “Amelia” . bukunya cukup menghibur dan ringan bahkan hanya perlu waktu 5 jam untuk menyelesaikanya, heheheh bacanya fasttrack. Oke langsung aja ya kita kupas novelnya.

Judul                     : Amelia, Serial Anak-Anak Mamak Buku-1
Penulis                   : Tere Liye
Penerbit                : Republika
Cetakan                 : I, Oktober 2013
Tebal                    : vi, 392 Halaman
Novel Amelia, serial anak-anak mamak merupakan seri pertama namun terbit pada sesi terakhir, mengapa? Jawabanya saya tidak tahu, yang tahu hanya tuhan dan bang Tere Liye saja, hahahaha. Bang Tere liya mengisahkan tidak selamanya anak bungsu itu berperilaku cengeng, manja dan tidak bisa diatur. Buktinya pada sosok Amelia, yang terlahir dengan perilaku yang kuat, tidak pernah menyerah, sekalipun situasinya menyadaekanya bahwa anak bungsu pada akhirnya akan tetap menjadi “penunggu rumah” dan sejauh apapun ia pergi, takdir akan membawanya kembali.
Saturday, August 2, 2014 0 comments

Akhir Cerita

Akhir tragedi yang disebabkan oleh kesalahpahaman
Antar seorang pemuda yang takbisa mengungkapkan isi hatinya
Dan wanita yng menyembunyikan wajahnya
Dalam tangisan dan air matanya
Ironisnya hanya foto yang tersenyum

Dan emas itu terkubur saat jurang itu longsor
Dan itu terkubur untuk selamanya
Tidak ada orang yang mau menghabiskan uang satu miliar lebih untuk mencari emas senilai satu milyar
Akhirnya, emas hasil dari keserakahan manusia kembali kebumi
Bersama kutukan hantu laut

Aku terdiam membisu setelah kehilanganmu
Hanya suara angin yang memecahkan kesunyian malam.

 
;